Berita Terkini

Kadis Kominfo Mamuju Tengah Tekankan Optimalisasi Tupoksi dan Pelayanan Informasi kepada Masyarakat dalam Apel Pagi

Mamuju Tengah – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Mamuju Tengah bertindak sebagai pelaksana Apel Pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah yang dilaksanakan pada Senin, 8 Juni 2026.

Bertindak selaku pembina apel, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah, Hajai, S.Pd., M.M.Pd., menyampaikan sejumlah arahan terkait pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pada masing-masing bidang yang berada di lingkup Diskominfo SP.

Dalam amanatnya, Hajai menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarbidang dalam mendukung transformasi digital serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Mamuju Tengah.

Ia menjelaskan bahwa Bidang Informatika memiliki peran strategis dalam pengelolaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), pengembangan aplikasi pelayanan publik, serta penguatan infrastruktur teknologi informasi yang menjadi tulang punggung pelayanan pemerintahan modern.

Sementara itu, Bidang Komunikasi Publik memiliki tugas untuk memastikan informasi pembangunan dan program pemerintah dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui berbagai media komunikasi yang tersedia.

Pada Bidang Statistik, Hajai menekankan pentingnya penyediaan data yang valid, akurat, dan terintegrasi sebagai dasar dalam proses perencanaan, pengambilan kebijakan, serta evaluasi program pembangunan daerah.

Sedangkan Bidang Persandian memiliki peran yang tidak kalah penting dalam menjaga keamanan informasi dan data pemerintahan melalui penerapan sistem keamanan siber yang andal dan berkelanjutan.

Selain menyampaikan tupoksi masing-masing bidang, Hajai juga mengungkapkan bahwa saat ini Bidang Komunikasi Publik Diskominfo SP Kabupaten Mamuju Tengah tengah menjalin kerja sama dengan TVRI dalam rangka persiapan siaran Piala Dunia. Kerja sama tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk pelayanan informasi dan hiburan kepada masyarakat agar dapat memperoleh akses siaran yang lebih mudah dan berkualitas.

“Melalui kerja sama yang sedang dipersiapkan bersama TVRI, kami berharap masyarakat Mamuju Tengah dapat menikmati siaran Piala Dunia dengan lebih baik. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Hajai mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta semangat kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Apel pagi berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh ASN serta tenaga non-ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.

8 Juni 2026 Baca 2 menit

Pengukuhan dan Rakerda MUI Mamuju Tengah, Bupati berpesan tekankan harmonisasi umat beragama

Mamuju Tengah Sabtu, 09 Mei 2026 - Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Mamuju Tengah telah melangsungkan kegiatan Pengukuhan dan Rapat Kerja Daerah yang ke 3 masa Bhakti 2025 - 2030 di Aula A Kantor Bupati Kabupaten Mamuju Tengah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras , S.E., M.Si yang sekaligus membuka acara Rapat Kerja Daerah pada kesempatan tersebut. Dan hadir pula Wakil Bupati Mamuju Tengah beserta beberapa unsur pimpinan instansi pemerintahan lainnya yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju Tengah, Ketua DPRD kabupaten Mamuju Tengah, Kepala Kepolisian Resor Mamuju Tengah, Ketua MUI Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili oleh Wakil Sekretaris Umum serta para OPD Mamuju Tengah.

Disamping itu, kegiatan tersebut dihadiri oleh para pimpinan ormas keagamaan seperti PC NU Mamuju Tengah, PC Muhammadiyah Mamuju Tengah, Wahdah Islamiyah Mamuju Tengah, Hidayatullah Mamuju Tengah, LDII Mamuju Tengah, dan Banom keagamaan seperti Muslimat NU Mamuju Tengah, PC GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah serta Banom Lainnya.

Pada sesi pengukuhan, lebih dari 60 orang pengurus yang terdiri dari unsur dewan pimpinan dan Komisi-komisi serta anggota komisi dikukuhkan oleh Wakil Sekretaris Umum MUI Provinsi Sulawesi Barat, K.H. Syamsumarlin, Lc., M.A yang berlangsung dengan begitu khidmat.

Terkait komposisi dewan pengurus, dalam sambutannya, Ketua MUI Mamuju Tengah, Kyai Muda Muhammad Anwar, S.Pd., M.Ag (lebih akrab disapa Kyai Anwar) menyampaikan bahwa jajaran dewan pengurus kini semakin beragam karena mengakomodir semua perwakilan organisasi keagamaan yang ada di Mamuju Tengah.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya MUI Mamuju Tengah dibawah nahkoda beliau untuk mengkonsolidasikan nilai harmonisasi intra umat beragama di bumi Lalla’ Tassisara’. Selaras dengan apa yang disampaikan oleh K.H Syamsumarlin dalam sambutannya yang menyampaikan bahwa Komposisi Kepengurusan Majelis Ulama Indonesia itu tidak hanya di isi oleh kalangan ulama dan mubaligh melainkan juga ada unsur tenaga profesional didalamnya seperti tenaga kesehatan, praktisi ekonomi, guru dan tenaga profesi lainnya.

Lebih lanjut dalam sambutan kyai Anwar, selain persoalan harmonisasi lintas ormas, beliau juga menitik beratkan gerakan harmonisasi terhadap praktek beribadah umat Islam yang terkadang masih luput dari pantauan. Misalnya, dalam praktek penyembelihan hewan dimana tenaga ahli juru sembelih yang bersertifikat di Mamuju Tengah masih sangat kurang, hanya dua orang saja yaitu beliau sendiri (Kyai Anwar) dan satu lagi dari unsur dewan penasehat yaitu bapak Hamsah, S.E.

Ini adalah sebuah tantangan keumatan menurut beliau terlebih umat Islam sedang dalam momentum menuju hari raya qurban (Idul Adha) dimana tentunya akan begitu banyak hewan yang akan disembelih, sehingga akan dibutuhkan tenaga juru sembelih yang bukan hanya bisa menggunakan pisau untuk menyembelih melainkan juga dapat memahami dengan baik syarat sah dari proses penyembelihan. Sehingga, menurut beliau, dalam waktu dekat akan dilakukan kegiatan pembinaan kepada para panitia juru sembelih di tiap-tiap masjid.

Terkait harmonisasi intra umat beragama, H. Arsal Aras selaku bupati menyambut baik hal positif yang terjadi dalam penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan MUI Mamuju Tengah kali ini yang begitu beragam karena terdiri dari seluruh unsur ormas keagamaan. Beliau mengatakan bahwa ini bagian dari pada implementasi nilai Lalla’ Tassisara’ yang sebenernya yang notabenenya lebih mengedepankan toleransi dan saling menghargai antar dan intra umat beragama.

Lebih lanjut dalam sambutannya, beliau berpesan agar setiap perdebatan terkait persoalan pemahaman keagamaan yang berbeda sebisa mungkin untuk dipersempit agar dapat terciptanya stabilitas keberagaman umat terlebih karena semua ormas keagamaan telah terakomodir di pengurusan baru ini.

Bahkan beliau mendorong Kepengurusan kyai Anwar untuk senantiasa terlibat aktif dalam membentengi umat dari pemahaman keliru terkait praktek beragama yang dapat menciptakan gesekan ditengah masyarakat. Terutama dalam hal mengkounter segala narasi yang bersifat provokatif atas setiap persoalan yang tumbuh ditengah-tengah umat terlebih secara demografi kondisi masyarakat di Mamuju Tengah begitu sangat beragam.

Menutup sambutannya, beliau menyampaikan apresiasinya dan dukungan atas segala program yang akan dilakukan oleh MUI Mamuju Tengah kedepannya. Beliau mengatakan bahwa, “Pemerintah kabupaten Mamuju Tengah akan senantiasa terbuka untuk berdialog dan tentunya memberikan kontribusi lebih setiap agenda yang akan dilakukan, baik agenda perayaan hari besar Islam khususnya maupun umumnya terhadap pembangunan keagamaan umat baik dari sektor pendidikan, infrastruktur maupun ekonomi.”

10 Mei 2026 Baca 3 menit

Pemkab Mamuju Tengah Ikuti Bimtek Penguatan Kapasitas SDM PPID Tingkat Provinsi Sulawesi Barat

Mamuju — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 23 hingga 25 April 2026, bertempat di Hotel Matos, Kabupaten Mamuju.

Bimtek ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola informasi publik di lingkungan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Kegiatan ini juga menjadi forum strategis dalam meningkatkan kapasitas aparatur PPID agar mampu memberikan layanan informasi yang profesional, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah diwakili oleh Kepala Bidang Komunikasi, Ibu Nur Ainung S. Parampasi, S.ST., M.M., yang secara aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari sesi pembukaan hingga penutupan.

Selama pelaksanaan Bimtek, peserta mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi PPID, antara lain penguatan kapasitas SDM PPID, peran strategis PPID dalam sistem keterbukaan informasi, serta peran PPID dalam pelaksanaan tugas beserta konsekuensi hukumnya. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai mekanisme pelayanan permohonan informasi publik, penyelesaian sengketa informasi, hingga strategi sosialisasi keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Pusat dan Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Barat yang memberikan perspektif komprehensif terkait implementasi keterbukaan informasi publik di Indonesia. Pada hari terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan sesi coaching clinic yang memberikan ruang diskusi interaktif bagi peserta untuk mengkaji berbagai permasalahan yang dihadapi di daerah masing-masing, serta pelaksanaan post test guna mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Kepala Bidang Komunikasi Diskominfo Kabupaten Mamuju Tengah, Nur Ainung S. Parampasi, S.ST., M.M., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi aparatur PPID, khususnya dalam menghadapi tantangan keterbukaan informasi di era digital saat ini.

“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait pengelolaan informasi publik, termasuk dalam memberikan pelayanan informasi yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Hal ini tentunya akan kami implementasikan di Kabupaten Mamuju Tengah guna meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas SDM PPID merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), terutama dalam hal transparansi dan akuntabilitas publik.

Dengan adanya kegiatan Bimtek ini, diharapkan seluruh peserta, termasuk perwakilan dari Kabupaten Mamuju Tengah, dapat mengoptimalkan peran dan fungsi PPID di instansi masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antar perangkat daerah di lingkup Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung keterbukaan informasi publik yang berkualitas.

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

27 April 2026 Baca 2 menit

Diskominfostatisper Mamuju Tengah Tegaskan Peran Wali Data dalam Forum Satu Data Indonesia 2026

Mamuju Tengah – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostatisper) Kabupaten Mamuju Tengah menegaskan komitmennya sebagai Wali Data dalam pelaksanaan Forum Satu Data Indonesia (SDI) tingkat kabupaten tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati, Selasa (21/4/2026).

Dalam forum tersebut, Kepala Dinas Kominfostatisper Mamuju Tengah, Hajai, S.Pd., M.M.Pd, hadir sebagai salah satu narasumber yang memaparkan peran strategis Diskominfostatisper dalam implementasi Satu Data Indonesia di daerah.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa Diskominfostatisper sebagai Wali Data memiliki tanggung jawab utama dalam memastikan pengelolaan data yang memenuhi prinsip SDI, yakni data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan. Peran tersebut mencakup proses pengumpulan, pemeriksaan, pengelolaan hingga penyebarluasan data yang terstandar.

Selain itu, Diskominfostatisper juga berperan dalam melakukan koordinasi lintas perangkat daerah guna menyelaraskan data sektoral yang dihasilkan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini penting untuk menghindari perbedaan data yang kerap menjadi kendala dalam perumusan kebijakan.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa implementasi Satu Data Indonesia tidak hanya berfokus pada ketersediaan data, tetapi juga pada kualitas dan integrasi data yang mampu mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengelola data di setiap OPD menjadi salah satu prioritas yang terus didorong.

Diskominfostatisper Mamuju Tengah juga terus mengembangkan sistem pengelolaan data berbasis digital sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyajian data daerah. Melalui sistem tersebut, diharapkan seluruh data dapat diakses secara lebih mudah oleh pemangku kepentingan.

Melalui Forum Satu Data Indonesia ini, Diskominfostatisper Mamuju Tengah berharap tercipta sinergi yang kuat antara produsen data dan Wali Data sehingga terwujud satu data daerah yang berkualitas, terintegrasi, dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

21 April 2026 Baca 1 menit

Loka Monitoring Mamuju Lakukan Koordinasi dan Survei Frekuensi Radio Lokal Mamuju Tengah

Mamuju Tengah, 5 Maret 2026 — Loka Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Mamuju melakukan koordinasi sekaligus survei frekuensi radio lokal di Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah pada Kamis (5/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat melalui Loka Monitoring Mamuju dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pengawasan penggunaan spektrum frekuensi radio di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan penggunaan frekuensi radio oleh lembaga penyiaran lokal berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, tim dari Loka Monitoring Mamuju melakukan koordinasi terkait pemetaan frekuensi radio yang digunakan oleh radio lokal di Mamuju Tengah serta melakukan survei teknis guna memastikan tidak terjadi interferensi atau gangguan pada penggunaan frekuensi.

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya pengawasan serta penataan frekuensi radio agar pemanfaatannya lebih tertib, optimal, dan sesuai regulasi.

Melalui kegiatan koordinasi dan survei ini diharapkan pengelolaan spektrum frekuensi radio di Kabupaten Mamuju Tengah dapat berjalan lebih baik, sehingga mendukung kelancaran layanan komunikasi dan penyiaran bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan komunikasi publik serta memastikan bahwa penggunaan frekuensi radio di daerah tetap tertib, legal, dan tidak saling mengganggu antar pengguna frekuensi.

5 Maret 2026 Baca 1 menit

Kadis Kominfostatisper Mamuju Tengah Dampingi Kunjungan Pemimpin Keuskupan Katolik Sulsel–Sulbar–Sultra

Mamuju Tengah – Minggu, 1 Februari 2026, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah, Hajai, mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah dalam menerima kunjungan Pemimpin Keuskupan Katolik wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Mgr. Pransiskus Nipa, PR., bersama rombongan, yang melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Barat sekaligus bersilaturahmi ke Kabupaten Mamuju Tengah.

Kunjungan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Febriani, S.E., M.S.E., didampingi Asisten III Heranto, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Hajai, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Ortala, serta sejumlah pejabat fungsional lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, Mgr. Pransiskus Nipa, PR. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Katolik yang berdomisili di Kabupaten Mamuju Tengah.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah, Hajai, menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan tokoh serta umat beragama. Menurutnya, peran komunikasi yang terbuka dan informatif sangat penting dalam menjaga suasana kondusif, kerukunan, dan toleransi di tengah masyarakat yang beragam.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah siap menerima serta memfasilitasi berbagai kegiatan keagamaan umat Katolik, baik kegiatan berskala lokal maupun nasional, yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah.

Pada kesempatan yang sama, Mgr. Pransiskus Nipa, PR. mengungkapkan kekagumannya terhadap kerukunan dan toleransi antarumat beragama yang terbangun dengan baik di Kabupaten Mamuju Tengah. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan tersebut dapat terus dijaga dan menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat.

Kunjungan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dengan seluruh elemen masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya komunikasi publik yang harmonis dan berkelanjutan.

1 Februari 2026 Baca 2 menit

Selamat atas diluncurkannya sistem Open Data Kabupaten Mamuju Tengah

Kunjungi

Anda bisa mencari data berdasarkan kategori dataset, Organisasi Perangkat Daerah, atau bahkan mencari sebuah infografis. Open Data juga menyediakan data yang dikelompokkan dalam grup tematik yang bevariasi.