Berita Terkini

Pemkab Mamuju Tengah Ikuti Bimtek Penguatan Kapasitas SDM PPID Tingkat Provinsi Sulawesi Barat

Mamuju — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 23 hingga 25 April 2026, bertempat di Hotel Matos, Kabupaten Mamuju.

Bimtek ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola informasi publik di lingkungan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Kegiatan ini juga menjadi forum strategis dalam meningkatkan kapasitas aparatur PPID agar mampu memberikan layanan informasi yang profesional, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah diwakili oleh Kepala Bidang Komunikasi, Ibu Nur Ainung S. Parampasi, S.ST., M.M., yang secara aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari sesi pembukaan hingga penutupan.

Selama pelaksanaan Bimtek, peserta mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi PPID, antara lain penguatan kapasitas SDM PPID, peran strategis PPID dalam sistem keterbukaan informasi, serta peran PPID dalam pelaksanaan tugas beserta konsekuensi hukumnya. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai mekanisme pelayanan permohonan informasi publik, penyelesaian sengketa informasi, hingga strategi sosialisasi keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Pusat dan Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Barat yang memberikan perspektif komprehensif terkait implementasi keterbukaan informasi publik di Indonesia. Pada hari terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan sesi coaching clinic yang memberikan ruang diskusi interaktif bagi peserta untuk mengkaji berbagai permasalahan yang dihadapi di daerah masing-masing, serta pelaksanaan post test guna mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Kepala Bidang Komunikasi Diskominfo Kabupaten Mamuju Tengah, Nur Ainung S. Parampasi, S.ST., M.M., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi aparatur PPID, khususnya dalam menghadapi tantangan keterbukaan informasi di era digital saat ini.

“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait pengelolaan informasi publik, termasuk dalam memberikan pelayanan informasi yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Hal ini tentunya akan kami implementasikan di Kabupaten Mamuju Tengah guna meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas SDM PPID merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), terutama dalam hal transparansi dan akuntabilitas publik.

Dengan adanya kegiatan Bimtek ini, diharapkan seluruh peserta, termasuk perwakilan dari Kabupaten Mamuju Tengah, dapat mengoptimalkan peran dan fungsi PPID di instansi masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antar perangkat daerah di lingkup Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung keterbukaan informasi publik yang berkualitas.

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

27 April 2026 Baca 2 menit

Diskominfostatisper Mamuju Tengah Tegaskan Peran Wali Data dalam Forum Satu Data Indonesia 2026

Mamuju Tengah – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostatisper) Kabupaten Mamuju Tengah menegaskan komitmennya sebagai Wali Data dalam pelaksanaan Forum Satu Data Indonesia (SDI) tingkat kabupaten tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati, Selasa (21/4/2026).

Dalam forum tersebut, Kepala Dinas Kominfostatisper Mamuju Tengah, Hajai, S.Pd., M.M.Pd, hadir sebagai salah satu narasumber yang memaparkan peran strategis Diskominfostatisper dalam implementasi Satu Data Indonesia di daerah.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa Diskominfostatisper sebagai Wali Data memiliki tanggung jawab utama dalam memastikan pengelolaan data yang memenuhi prinsip SDI, yakni data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan. Peran tersebut mencakup proses pengumpulan, pemeriksaan, pengelolaan hingga penyebarluasan data yang terstandar.

Selain itu, Diskominfostatisper juga berperan dalam melakukan koordinasi lintas perangkat daerah guna menyelaraskan data sektoral yang dihasilkan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini penting untuk menghindari perbedaan data yang kerap menjadi kendala dalam perumusan kebijakan.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa implementasi Satu Data Indonesia tidak hanya berfokus pada ketersediaan data, tetapi juga pada kualitas dan integrasi data yang mampu mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengelola data di setiap OPD menjadi salah satu prioritas yang terus didorong.

Diskominfostatisper Mamuju Tengah juga terus mengembangkan sistem pengelolaan data berbasis digital sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyajian data daerah. Melalui sistem tersebut, diharapkan seluruh data dapat diakses secara lebih mudah oleh pemangku kepentingan.

Melalui Forum Satu Data Indonesia ini, Diskominfostatisper Mamuju Tengah berharap tercipta sinergi yang kuat antara produsen data dan Wali Data sehingga terwujud satu data daerah yang berkualitas, terintegrasi, dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

21 April 2026 Baca 1 menit

Loka Monitoring Mamuju Lakukan Koordinasi dan Survei Frekuensi Radio Lokal Mamuju Tengah

Mamuju Tengah, 5 Maret 2026 — Loka Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Mamuju melakukan koordinasi sekaligus survei frekuensi radio lokal di Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah pada Kamis (5/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat melalui Loka Monitoring Mamuju dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pengawasan penggunaan spektrum frekuensi radio di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan penggunaan frekuensi radio oleh lembaga penyiaran lokal berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, tim dari Loka Monitoring Mamuju melakukan koordinasi terkait pemetaan frekuensi radio yang digunakan oleh radio lokal di Mamuju Tengah serta melakukan survei teknis guna memastikan tidak terjadi interferensi atau gangguan pada penggunaan frekuensi.

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya pengawasan serta penataan frekuensi radio agar pemanfaatannya lebih tertib, optimal, dan sesuai regulasi.

Melalui kegiatan koordinasi dan survei ini diharapkan pengelolaan spektrum frekuensi radio di Kabupaten Mamuju Tengah dapat berjalan lebih baik, sehingga mendukung kelancaran layanan komunikasi dan penyiaran bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan komunikasi publik serta memastikan bahwa penggunaan frekuensi radio di daerah tetap tertib, legal, dan tidak saling mengganggu antar pengguna frekuensi.

5 Maret 2026 Baca 1 menit

Kadis Kominfostatisper Mamuju Tengah Dampingi Kunjungan Pemimpin Keuskupan Katolik Sulsel–Sulbar–Sultra

Mamuju Tengah – Minggu, 1 Februari 2026, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah, Hajai, mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah dalam menerima kunjungan Pemimpin Keuskupan Katolik wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Mgr. Pransiskus Nipa, PR., bersama rombongan, yang melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Barat sekaligus bersilaturahmi ke Kabupaten Mamuju Tengah.

Kunjungan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Febriani, S.E., M.S.E., didampingi Asisten III Heranto, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Hajai, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Ortala, serta sejumlah pejabat fungsional lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, Mgr. Pransiskus Nipa, PR. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Katolik yang berdomisili di Kabupaten Mamuju Tengah.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah, Hajai, menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan tokoh serta umat beragama. Menurutnya, peran komunikasi yang terbuka dan informatif sangat penting dalam menjaga suasana kondusif, kerukunan, dan toleransi di tengah masyarakat yang beragam.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah siap menerima serta memfasilitasi berbagai kegiatan keagamaan umat Katolik, baik kegiatan berskala lokal maupun nasional, yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah.

Pada kesempatan yang sama, Mgr. Pransiskus Nipa, PR. mengungkapkan kekagumannya terhadap kerukunan dan toleransi antarumat beragama yang terbangun dengan baik di Kabupaten Mamuju Tengah. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan tersebut dapat terus dijaga dan menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat.

Kunjungan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dengan seluruh elemen masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya komunikasi publik yang harmonis dan berkelanjutan.

1 Februari 2026 Baca 2 menit

Sebanyak 2.325 PPPK Paruh Waktu di Lingkup Pemkab Mamuju Tengah Resmi Terima SK Pengangkatan

MAMUJU TENGAH — Sebanyak 2.325 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Mamuju Tengah resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.

Penyerahan SK dilakukan setelah seluruh rangkaian seleksi PPPK Paruh Waktu selesai dilaksanakan. Dari hasil seleksi tersebut, 2.371 pegawai dinyatakan lulus.

Namun demikian, sebanyak 46 orang dari jumlah kelulusan tidak menerima SK pengangkatan. Hal tersebut disebabkan karena tidak terpenuhinya persyaratan administratif yang telah ditetapkan.

Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menjelaskan bahwa dari 46 orang tersebut, tiga orang mengundurkan diri, satu orang dinyatakan tidak aktif, sementara 42 orang lainnya tidak melengkapi dokumen persyaratan yang diwajibkan.

Menurut Arsal Aras, proses seleksi dan pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen menjalankan sistem kepegawaian yang transparan dan akuntabel.

Dengan diterbitkannya SK pengangkatan ini, para PPPK Paruh Waktu diharapkan dapat segera menjalankantugas serta berkontribusi aktif dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah.

29 Desember 2025 Baca 1 menit

Diseminasi Ekspedisi Patriot: Langkah Strategis Mamuju Tengah Membangun Tobadak sebagai Pusat Ekonomi Baru

Tobadak, 3 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah bersama Tim Ekspedisi Patriot menggelar Diseminasi Hasil Akhir Program Ekspedisi Patriot untuk Kawasan Transmigrasi Tobadak, bertempat di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.30 WITA ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah pembangunan berbasis kawasan melalui dukungan data ilmiah, riset terpadu, serta kolaborasi multipihak. Program Ekspedisi Patriot melibatkan tiga perguruan tinggi nasional, yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), IPB University, dan Universitas Indonesia (UI). Ketiga tim memaparkan hasil kajian akhir yang mencakup evaluasi kawasan transmigrasi, desain komoditas pangan unggulan, hingga model kolaborasi kelembagaan ekonomi desa.

Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Ibu Litha Febriani, S.E., M.S.E., menegaskan bahwa diseminasi ini menjadi landasan penting untuk pembangunan Mamuju Tengah, khususnya Tobadak sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kolaborasi pemerintah daerah, lembaga pendidikan tinggi, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penataan kawasan sekaligus meningkatkan kesejahteraan transmigran dan penduduk lokal.

Dalam paparannya, Tim Ekspedisi Patriot IPB yang dipimpin Bahroin Idris Tampubolon, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa beberapa komoditas memiliki posisi strategis di Tobadak, seperti jagung dan ternak sapi sebagai komoditas basis yang tumbuh cukup baik. Tim juga menekankan pentingnya peningkatan produktivitas dan penguatan rantai nilai. Kajian ini menunjukkan bahwa pengembangan sejumlah komoditas masih membutuhkan penguatan produksi serta pemasaran yang lebih terintegrasi melalui lembaga desa dan mitra distribusi yang ada.

Untuk mendukung pengembangan pertanian dari hulu ke hilir, Tim Ekspedisi Patriot IPB merekomendasikan berbagai intervensi, meliputi penggunaan pupuk presisi, bibit unggul, budidaya ramah lingkungan, hingga pengembangan hilirisasi produk seperti pakan ternak berbasis jagung, bubuk kakao, olahan pisang, dan miniplant sawit. Tim Ekspedisi Patriot IPB menekankan bahwa integrasi rantai pasok antara petani, BUMDes, UMKM, koperasi, dan lembaga pengujian pangan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing komoditas.

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berharap hasil kajian ini menjadi dasar dalam merumuskan langkah operasional pembangunan kawasan, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi transmigrasi. Kajian dari Tim Ekspedisi Patriot IPB University diharapkan dapat mendukung kebijakan pembangunan berbasis potensi lokal serta mendorong Kawasan Transmigrasi Tobadak menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang lebih maju dan berkelanjutan.

4 Desember 2025 Baca 2 menit

Selamat atas diluncurkannya sistem Open Data Kabupaten Mamuju Tengah

Kunjungi

Anda bisa mencari data berdasarkan kategori dataset, Organisasi Perangkat Daerah, atau bahkan mencari sebuah infografis. Open Data juga menyediakan data yang dikelompokkan dalam grup tematik yang bevariasi.