Berita Terkini

Kolaborasi Pengembangan SDM Digital dan Penguatan Keamanan Informasi oleh Kominfo Mamuju Tengah di BBPSDMP Kominfo Makassar

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian telah melaksanakan kegiatan Koordinasi dan Konsultasi Pengembangan SDM Digital dalam rangka penguatan keamanan informasi pada 16–18 November 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan implementasi Program Persandian Tahun Anggaran 2026 yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan keamanan informasi di era digital.

Pertemuan yang berlangsung di Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo (BBPSDMP) Makassar ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kominfo Mamuju Tengah, yaitu Kepala Bidang Persandian, Nur Ainung SP, S.ST., MM, serta Kepala Sub Bagian Keuangan dan Kepegawaian, Nurul Amalia Tantu, S.STP. Keduanya mewakili pemerintah daerah dalam membangun komunikasi dan koordinasi terkait penguatan program persandian.

Kedatangan tim Kominfo Mamuju Tengah diterima oleh jajaran BBPSDMP Kominfo Makassar, di antaranya Nur Alam, M.Kom dari Tim FGA & TIK dan Bahrawi, S.Kom, MT dari Tim TA. Diskusi berlangsung konstruktif dan mencakup berbagai aspek pengembangan SDM digital, pemetaan kebutuhan pelatihan, serta strategi penguatan keamanan informasi sesuai standar nasional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dan BBPSDMP Kominfo Makassar dalam memperkuat kapasitas digital daerah. Hasil koordinasi ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memastikan implementasi Program Persandian TA 2026 berjalan lebih efektif, adaptif, dan mendukung transformasi digital secara menyeluruh.

18 November 2025 Baca 1 menit

Pendampingan Pengisian Aplikasi Portal Satu Data Kabupaten Mamuju Tengah Resmi Dibuka

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) menggelar kegiatan Pendampingan Pengisian Aplikasi Portal Satu Data Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2025, yang berlangsung pada 13–14 November 2025 di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Mamuju Tengah, Dr. Ishaq Yunus, S.IP., M.AP, selaku Walidata Kabupaten Mamuju Tengah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penerapan Satu Data Indonesia merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 dan menjadi pijakan penting dalam penyediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Muhammad Aslamsyah, S.IP., M.AP, yang memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas tata kelola data di setiap perangkat daerah. Hadir pula perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Mamuju Tengah, Anggoro Rahmadi, yang memberikan penguatan terkait standar metadata dan tata kelola statistik sektoral.

Pelaksanaan pendampingan teknis ini ditujukan kepada seluruh perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Mamuju Tengah sebagaimana tercantum dalam undangan resmi. Para operator data OPD memperoleh bimbingan terkait proses penginputan data, verifikasi format, serta pemenuhan metadata sesuai standar Satu Data Indonesia melalui Portal Satu Data Kabupaten Mamuju Tengah.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berharap kualitas data daerah semakin meningkat, sehingga mampu mendukung proses perencanaan, evaluasi, dan pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran serta meningkatkan transparansi informasi publik.

14 November 2025 Baca 1 menit

Wakil Bupati Mamuju Tengah Apresiasi Program Inovasi Kabar Cerdas Gagasan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

Mateng, – Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program inovasi Kabar Cerdas yang digagas oleh Mahyuddin, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Kambunong, sekaligus penyerahan bantuan sarana prasarana berupa perahu sebagai alat transportasi penyeberangan, Sabtu (06/09/2025).

Program Kabar Cerdas sendiri merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat dalam upaya menekan angka anak putus sekolah di Pulau Kambunong.

“Suatu kesyukuran bisa melaksanakan kegiatan ini. Menurut saya, inovasi yang digagas peserta LAN kita, Mahyuddin, melalui program Kabar Cerdas patut diapresiasi,” ujar Askary.

Program Kabar Cerdas sendiri merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat dalam upaya menekan angka anak putus sekolah di Pulau Kambunong.

“Kabar Cerdas adalah wadah kolaborasi semua perangkat atau stakeholder, agar anak-anak di Pulau Kambunong tetap bisa bersekolah dan tidak ada yang putus sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Askary menekankan pentingnya dukungan fasilitas dan pengelolaan yang terintegrasi demi keberhasilan program ini.

“Kita mengajak semua anak-anak agar tetap bersekolah. Untuk itu, pemerintah menyiapkan fasilitas, termasuk penyediaan sarana perahu bagi siswa yang menempuh pendidikan di jenjang lebih tinggi. Dengan begitu, kita pastikan tidak ada lagi anak putus sekolah di pulau ini,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan terima kasih sekaligus harapan agar inovasi Kabar Cerdas terus berkelanjutan.

“Langkah inovasi ini sangat bagus. Semoga Kabar Cerdas dapat terus berjalan dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda di Mamuju Tengah,” tutupnya.

7 September 2025 Baca 1 menit

Bupati Mamuju Tengah Dorong Satgas Kabar Cerdas Tekan Angka Anak Tidak Sekolah di Sulbar

Mamuju Tengah – Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si, menegaskan komitmennya dalam upaya menekan angka anak tidak sekolah di wilayahnya yang tercatat sebagai yang tertinggi di Sulawesi Barat. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Launching Kabar Cerdas pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Nasional, terdapat sekitar 3.000 anak tidak sekolah di Kabupaten Mamuju Tengah. Namun, Bupati Arsal menilai angka tersebut belum sepenuhnya akurat karena sebagian besar bersumber dari keluarga yang belum memperbarui Kartu Keluarga (KK).

“Contoh kecilnya ada di keluarga saya sendiri. Dari empat anak, masih ada yang belum tercatat sekolah karena KK belum diperbarui,” jelas Arsal.

Ia juga mencontohkan hasil verifikasi di lapangan, di mana pada salah satu desa di Babana awalnya tercatat 222 anak tidak sekolah, namun setelah dicek ulang jumlah yang valid hanya 85 anak. Hal ini menunjukkan pentingnya pendataan yang lebih akurat.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Mamuju Tengah, Mahyuddin, selaku penggagas program Kabar Cerdas, menjelaskan bahwa program ini merupakan singkatan dari Kolaborasi Aksi Bersama Cerdaskan Anak Tidak Sekolah. Tujuannya adalah mengembalikan anak-anak yang putus sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan, baik secara formal maupun non formal.

“Harapan kita, tidak ada lagi anak-anak di Mamuju Tengah yang putus sekolah. Untuk itu, kami telah membentuk Satgas Desa, dimulai dari Desa Babana dan Desa Kambunong,” ujar Mahyuddin.

Data dari Dinas Pendidikan menunjukkan Mamuju Tengah menempati posisi tertinggi di Sulawesi Barat terkait anak putus sekolah, dengan jumlah lebih dari 3.000 anak. Melalui Kabar Cerdas, pemerintah daerah berupaya melakukan langkah terintegrasi untuk menekan angka tersebut, antara lain dengan memfasilitasi pendidikan formal bagi anak usia sekolah serta menyediakan Paket A, B, dan C bagi mereka yang berusia di atas 21 tahun.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah daerah akan menanggung biaya pendidikan formal untuk anak usia di bawah 21 tahun. Sedangkan untuk program Paket A, B, dan C, pemerintah melibatkan peran serta stakeholder, mulai dari pihak perbankan hingga perusahaan swasta. Salah satunya Astra, yang telah memberikan bantuan pendidikan kepada 20 anak sebagai bagian dari dukungan program ini.

“Kolaborasi bersama ini adalah langkah nyata agar semua anak di Mamuju Tengah memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan,” pungkas Mahyuddin.

25 Agustus 2025 Baca 2 menit

Rapat Integrasi Penataan Aset dan Penataan Akses Reforma Agraria di Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah

Mamuju Tengah, 21 Agustus 2025 Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah menyelenggarakan Rapat Integrasi Penataan Aset dan Penataan Akses Reforma Agraria sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerataan ekonomi, keadilan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan reforma agraria.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah dan perbankan, Rapat tersebut bertujuan untuk menyelaraskan langkah penataan aset berupa redistribusi tanah dengan program penataan akses yang memberikan dukungan pemanfaatan lahan, permodalan, maupun pendampingan usaha produktif.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah yg diwakili Kepala Seksi Oenataan dan Pemberdayaan dalam laporannya menyampaikan bahwa reforma agraria tidak hanya berhenti pada pemberian legalitas tanah semata, tetapi juga harus diikuti dengan pemberdayaan masyarakat agar tanah yang diberikan dapat memberikan nilai tambah ekonomi.

“Integrasi antara penataan aset dan akses ini diharapkan mampu menciptakan sinergi nyata antar pemangku kepentingan, sehingga masyarakat penerima tanah benar-benar bisa mandiri, produktif, dan sejahtera,”

Dalam rapat ini, dibahas pula peta jalan program, strategi pendampingan, hingga bentuk kerja sama lintas sektor yang melibatkan dinas-dinas teknis seperti pertanian, koperasi dan UMKM, serta perbankan sebagai penyedia akses permodalan.

Hasil rapat integrasi ini akan menjadi landasan pelaksanaan reforma agraria di Mamuju Tengah yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah

Reforma Agraria: Untuk Rakyat, Demi Keadilan dan Kesejahteraan Bersama

25 Agustus 2025 Baca 1 menit

Selamat atas diluncurkannya sistem Open Data Kabupaten Mamuju Tengah

Kunjungi

Anda bisa mencari data berdasarkan kategori dataset, Organisasi Perangkat Daerah, atau bahkan mencari sebuah infografis. Open Data juga menyediakan data yang dikelompokkan dalam grup tematik yang bevariasi.